Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

Menjadi Muslim Inspiratif

Berita Geospasial – Masih dalam suasana ramadhan, BIG kembali melaksanakan ceramah rutin ramadhan 1438 H pada 13 Juni 2017 di Masjid Al-Idrisi. Ceramah kali ini diisi oleh Peneliti Badan Informasi Geospasial (BIG) Prof. Dr. Ing. Fahmi Amhar. Ustadz Fahmi memberikan ceramah tentang “Menjadi Muslim Inspiratif”.

“Apakah kita sudah bangga menjadi seorang muslim?”, tanya Ustadz Fahmi pada jama’ah mengawali ceramahnya. Kita sebagai umat muslim sebagai bagian dari Agama Islam sudah seharusnya bangga menjadi muslim. Lalu kebanggaan ini harus tercermin dalam kehidupan kita sehari-hari sehingga apa yang kita lakukan bisa menjadi inspirasi bagi orang lain disekitar kita.

Sikap ramah merupakan salah satu ceriman bangganya kita menjadi seorang muslim. Rasulullah SAW pernah bersabda “Senyummu di hadapan saudaramu (sesama muslim) adalah (bernilai) sedekah bagimu” (Hadits Riwayat Abu Dzar r.a.). Hal ini menunjukan bahwa bersikap ramah tidak hanya membuat orang lain senang tetapi juga ada nilai pahala didalamnya. Kemudian sikap inpiratif selanjutnya adalah mudah diajak bergaul. Di dalam Islam dakwah itu pada intinya adalah “mengajak” bukan “mengejek, sehingga sikap mudah diajak bergaul ini sangat diperlukan untuk mempermudah dakwah.

“Lalu apakah kita sebagai muslim sudah mempunyai sifat untuk tidak berhura-hura?” ujar Ustadz Fahmi melanjutkan ceramahnya. Allah SWT berfirman dalam Quran Surat Al-A’raf Ayat 31 “Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah disetiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan”. Bulan puasa ini, seharusnya bisa menjadikan kita sebagai muslim yang lebih hemat dan bisa berbagi lebih banyak kepada orang lain yang  membutuhkan.

Kita menginginkan setiap muslim itu inspiratif. Bayangkan dahulu ditengah berkecamuknya Perang Tabuk ada seorang muslim yang begitu inspiratifnya sampai-sampai seorang panglima nasrani bertanya kepada muslim tersebut “mengapa kalian datang kemari untuk memerangi negara kami (Romawi) yang besar padahal kalian hanya negara kecil?”. Lalu muslim ini menjawab “kami ingin membebaskan manusia dari kegelapan menuju cahaya”. Dan alhasil panglima romawi ini masuk Islam.

Kemudian Allah SWT berfirman dalam Quran Surat An-Nahl Ayat 125 “Serulah (manusia) ke jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhan-mu, Dialah Yang Mahatahu tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah Yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk”. Hikmah dalam surat tersebut artinya ilmu atau dalil. Artinya, jika kita ingin mengajak orang lain ke jalan Allah harus menggunakan ilmu atau dalil yang benar dan cara yang benar, demikian ceramah Ramadhan yang diselenggarakan DKM Masjid Al-Idrisi BIG, semoga dapat menjadi inspirasi khususnya bagi Keluarga besar Muslim BIG dan Keluarga besar BIG.(ES/YI)