Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

Mahasiswa/i Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung kunjungi BIG

Informasi Geospasial sangat penting dan strategis dalam mendukung pembangunan, Dalam menghasilkan informasi geospasial yang akurat tentunya sangat membutuhkan tenaga dibidang survey, pemetaan, dan informasi geografis. Saat ini kebutuhan tenaga dibidang survey dan pemetaan mencapai 1.000.000 orang, sedangkan tenaga yang tersedia hanya kurang lebih 5.000 orang. Untuk menghasilkan sumberdaya manusia IG yang kompeten dibidangnya tentunya Universitas atau Akademi terkait informasi geospasial harus terus meningkatkan kompetensinya.

Sebagai pembina dan penyelenggara informasi geospasial, BIG merupakan rujukan terkait kegiatan informasi geospasial. Salahsatu aktualisasi dalam hal pembinaan terkait informasi geospasial adalah menerima kunjungan mahasiswa/i, salahsatunya adalah Mahasiswa/I Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Sejumlah 55 Mahasiswa/i program S2 Jurusan Pendidikan Geografi dan Program Diploma Studi Survey Pemetaan dan Infografis mengadakan kunjungan ke Badan Informasi Geospasial (BIG). Kegiatan kunjungan Mahasiswa/i UPI diterima di Aula Balai Diklat Geospasial pada Jum’at, 7 April 2017.

Kegiatan kunjungan dimulai dengan pembukaan oleh Staf Bidang Promosi dan Kerjasama, Yudi Irwanto mewakili BIG. Selanjutnya Kegiatan dilanjutkan dengan paparan tentang Profil Badan Informasi Geospasial dilanjutkan dengan Paparan mengenai Proses Pembuatan Peta Rupabumi Indonesia, paparan tentang Sistem informasi Geospasial Tematik dan ditutup dengan Demo tentang Ina-Geoportal.

Pada penjelasan paparanya tentang Profil BIG, Agung Mandira mengatakan, BIG merupakan rujukan dalam penyelenggaraan IG. Kunjungan Mahasiswa/i UPI ke BIG dinilai tepat karena akan menambah wawasan terkini terkait penyelenggaraan informasi geospasial di Indonesia. Sementara itu pada paparan tentang Pembuatan Peta Rupabumi Indonesia, pemapar dari Pemetaan Rupabumi dan Toponimi menjelaskan tentang proses pemetaan Rupabumi Indonesia yang dimulai dari perencanaan, akuisisi data yang menggunakan Foto Udara atau Citra Satelit, Pengecekan dilapangan serta proses Kartografi digital. Selanjutnya paparan tentang Sistem informasi Geospasial Tematik untuk menghasilkan Peta Tematik serta ditutup dengan presentasi dari staf Pusat Pengelolaan dan Penyebarluasan Informasi Geospasial tentang berbagi pakai IG pada portal kebumian Ina-Geoportal. Selain itu juga ada sesi tanya jawab terkait dengan yang dipaparkan oleh para narasumber IG tersebut. Para Mahasiwa/i sangat antusias dengan kegiatan tersebut dengan banyak pertanyaan ke para narasumber. Semoga dengan kunjungan ini dapat menambah wawasan dan ilmu terkait ilmu tentang survey Pemetaan atau informasi geospasial.(YI)