Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

BIG Perkenalkan Pemanfaatan SIG kepada MGMP Geografi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Pangkalpinang, Berita Geospasial - Untuk mendapatkan pendidikan yang baik, profesi guru sebagai pendidik menjadi unsur penting yang tidak terpisahkan. Menurut Undang-Undang No. 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, dijelaskan bahwa guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, serta mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini, jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.  Dalam rangka meningkatkan kompetensi guru, maka BIG menyelenggarakan Workshop Geospasial untuk Guru Geografi yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran Geografi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Workshop yang berlangsung di SMAN 1 Pangkalpinang pada Rabu, 26 Juli 2017 lalu, dibuka langsung oleh Kepala Sekolah SMAN 1 Pangkalpinang, Kamiludin.  Dalam sambutannya Kamiludin  menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan Workshop Geospasial untuk Guru MGMP Geografi ini.  “Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kompetensi pada guru pemangku mata ajaran geografi agar lebih mengenal peta atau istilahnya informasi geospasial.  Untuk itu kami harapkan para guru dapat mengikuti secara seksama sehingga ilmunya dapat ditularkan kepada para anak didiknya kelak”, ujar Kamiludin.

Workshop yang merupakan  bagian acara Geospatial Week di Babel ini diikuti oleh 17 Guru Geografi dari berbagai sekolah yang ada di Pangkalpinang dan sekitarnya itu.  Workshop menghadirkan narasumber dari BIG Eka Kurniawan, Kepala Seksi Materi dan Kurikulum, Balai Pendidikan dan Pelatihan Informasi Geospasial BIG.  Materi yang disampaikan cukup padat yaitu Sistem Informasi Geografis (SIG), Penginderaan Jauh (Inderaja) dan Pengenalan Perangkat Lunak Open Source Quantum GIS untuk mengelola data Inderaja dan SIG. Peserta sangat antusias mengikuti acara ini, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada Eka Kurniawan.

Kendati hampir sebagian besar peserta tidak membawa perangkat dukung untuk melakukan praktik langsung, diharapkan acara ini dapat menambah pengetahuan para guru geografi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengenai perkembangan teknologi di Bidang Informasi Geospasial. Ilmu yang diperoleh dapat digunakan sebagai bekal dalam memberikan pembelajaran kepada murid-muridnya di kemudian hari. Pada kesempatan ini para peserta juga terlihat gembira mendapatkan atlas dinding untuk wilayah kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Selain itu, mereka juga mendapatkan berbagai macam buku-buku geospasial yang berguna untuk meningkatkan pengetahuan mereka tentang IG. Semoga melalui kegiatan ini IG dapat semakin disebarkan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada khususnya, dan Indonesia pada umumnya. (RD/LR/TR)