The 5th Indonesian Geo-information Technology Exhibition
Sejak pertama dilakukan pada tahun 2006, Indonesian Geospatial Technology Exhibition (Pameran Teknologi Geospasial Nasional) tidak hanya merangsang perkembangan teknologi ini di kalangan pebisnis, pemerintah maupun akademis, tetapi juga kalangan yang lebih luas seperti lembaga non pemerintah dan yang tidak kalah pentingnya anak-anak. Teknologi berbasis keruangan ini sangat penting artinya dalam banyak hal diantaranya penataan ruang, pengelolaan sumberdaya alam, pengelolaan integritas NKRI, global climate change, peningkatan sektor bisnis, pengelolaan lingkungan, pengelolaan bencana alam, peningkatan pelayanan publik, dan masih banyak lagi.
Data spasial memiliki peran penting dalam setiap aktivitas pemerintahan. Lebih kurang 90% aktivitas pemerintahan senantiasa terkait dengan elemen spasial atau lokasi. Peran data spasial dalam aktifitas pemerintahan antara lain:
• Menampilkan (visualisasi) data dan informasi berikut sebarannya, sehingga memberikan pemahaman yang lebih baik tentang suatu data/informasi dibandingkan sajian data/informasi hanya dalam bentuk redaksional, tabel atau grafik.
• Digunakan sebagai identifier (common ID) untuk mengintegrasikan berbagai jenis informasi yang terkait dengan suatu lokasi/wilayah.
• Digunakan untuk melakukan analisis yang bersifat keruangan (spatial analysis) untuk membantu mencari solusi terbaik dari setiap permasalahan terjadi di berbagai sektor serta mendukung aktifitas pemerintahan khususnya proses pengambilan keputusan yang efisien dan efektif.
Ketersediaan data dan informasi yg lengkap, terkini dan mudah diakses merupakan faktor yang sangat menentukan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas dalam proses pengambilan keputusan di berbagai sektor. Sebuah sistem informasi geospasial terpadu diperlukan untuk menyajikan data dan informasi yg lengkap dan siap pakai untuk mendukung berbagai aktifitas pemerintahan dan proses pengambilan keputusan.
Sistem Informasi Geospasial Nasional (SIGN) merupakan solusi tepat untuk mengintegrasikan data spasial yang dimiliki dan dikelola oleh berbagai institusi pemerintah. Melalui SIGN, data spasial maupun non spasial dari berbagai sumber dapat disajikan melalui sebuah sistem informasi geospasial terpadu berbasis web, yang berjalan di atas Infrastruktur Data Spasial Nasional (IDSN). IDSN merupakan infrastruktur yang diperlukan agar data-data dari berbagai sumber dapat diakses melalui mekanisme data sharing.
The 5th Indonesian Geo-Information Technology Exhibition (IGTE) yang akan berlangsung pada tanggal 27-30 Juli 2010 di Jakarta, menampilkan miniatur dari sistem informasi geospasial nasional (SIGN) yang berjalan di atas IDSN. Miniatur ini melibatkan simpul-simpul jaringan data spasial dari beberapa kementerian dan lembaga negara lainnya. Diharapkan, melalui miniatur tersebut, masyarakat mendapatkan pemahaman yang jelas mengenai IDSN maupun pemanfaatannya di berbagai sektor melalui istem informasi geospasial. Melalui kemudahan akses terhadap data dan informasi spasial, diharapkan dapat mendorong tumbuhnya industri geoinformasi di Indonesia yang dapat memberikan keuntungan secara ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Tujuan penyelenggaraan The 5th IGTE secara umum adalah untuk memasyarakatkan teknologi geospasial (survei dan pemetaan) beserta produknya.
Secara khusus, pameran ini bertujuan untuk mensosialisasikan:
• Data geospasial
• Teknologi pemetaan
• Proses pemetaan
• Berbagai aplikasi dari teknologi geospasial
• Pendidikan geospasial di Indonesia
Pameran ini juga bertujuan sebagai forum antara penyedia data dan teknologi geospasial (baik hardware, software maupun jasa konsultansi) dan dunia Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT) dengan para pengguna data dan teknologi ini.
The 5th IGTE ini bertema ”Geospatial … Rock On”. Tema ini merupakan dorongan bagi semua pihak untuk terus meningkatkan penggunaan teknologi geospasial dan mempertahankan keberlanjutannya dalam mengelola dunia dengan lebih baik.
Kegiatan-kegiatan selama Pameran:
1. Conference mengenai Sistem Informasi Geospasial Nasiona (SIGN, NGIS)ema
a. National Development Monitoring and Evaluation Using NGIS
b. NGIS For Effective Decision Making
c. Increasing National / Domestic Economic Revenue by Utilizing NGIS
2. Seminar tentang SIGN, dari konsep sampai dengan produk akhir
3. Public Lecture: Digital Cartography
4. BAKOSURTANAL Cusomer Gathering
5. Worksop membaca peta analog dan digital
6. Student day: cerdas cermat (SMP) dan bercerita ”spasial” (SD)
7. TV Live Talkshow: ”Manfaat data geospasial dalam pengambilan keputusan dan inventasi”
Informasi lebih lanjut hubungi:
Drs. Didik Mardiyanto, Ketua Panitia Pelaksana
HP. +62 8161 353456