Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

Jejak Spasial di Ruang Publik

Ditengah gencarnya informasi berupa iklan, reklame, baliho pencalonan pemimpin, dan yang sejenis, ada semacam oase informasi lain yang memberikan info berupa pengetahuan keruangan kepada publik. Kehadirannya jauh dari upaya untuk memperoleh keuntungan sepihak, tetapi lebih pada upaya untuk memberi pengetahuan, pemberitahuan, bahkan info peringatan kepada publik berbasis keruangan. Dari sisi jumlah, keberadaan info tersebut di suatu wilayah sangat sedikit dibanding iklan-iklan lain, bahkan dapat di hitung dengan jari. Informasi tersebut adalah info spasial di ruang terbuka/publik berwujud peta, sketsa peta, dan yang sejenis. Merujuk pada Undang-undang Nomor 4 Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial, definisi spasial adalah aspek keruangan suatu objek atau kejadian yang mencakup lokasi, letak, dan posisinya.

Berbagai tipe tampilan info spasial hadir di ruang terbuka mulai dari cetakan hasil analisis spasial plus informasi koordinat (geospasial), tulisan tangan dan komputer membentuk info keruangan berwujud sketsa peta, sampai bentuk sederhana berupa goresan atau pahatan logam dan semen. Tulisan ini tidak dalam posisi mengkritisi gambar dari aspek kartografi, tetapi mencoba mengurai manfaat yang dapat diperoleh dari info tersebut kepada publik. Perjalanan penulis ke berbagai daerah menemukan beberapa informasi spasial yang disajikan di ruang publik, cukup menarik untuk dicermati.

Unduh artikel lengkap (pdf)

Oleh: Fakhruddin Mustofa