BERITA SURTA
- Bagaimana Jika Seorang Kartografer Dilarang Berpergian?
- Mengendus Jejak Majapahit
- Menumbuhkan Minat Siswa Terhadap Ilmu Kebumian
Rilis Pers
- ANI Volume II Telah Terbit
- Peneliti ASEAN Memantau Laut dan Danau dari Angkasa
- Penyerahan Atlas Nasional Indonesia ke Pemerintah RI
Indeks Bencana
Importance of Borneo
Maintaining natural forest ecosystems in Borneo is important to meet
the goals of UNFCCC because they are one of the carbon-densest forests
and store a considerable fraction of terrestrial carbon of the world.
They also harbour a rich assemblage of biological diversity and provide
a range of services for human well-being both in a local and global
context.
Lomba Penulisan Surta untuk Wartawan Media Cetak
Sebagai wujud untuk mendekatkan geospasial kepada masyarakat, BAKOSURTANAL menyelenggarakan Lomba Penulisan Surta (Survei dan Pemetaan) untuk Wartawan Media Cetak tahun 2008. Peluncuran lomba ini diawali pada hari Rabu, 13 Februari 2008, di Gedung 1 BPPT, Jakarta.
Lomba yang merupakan kerjasama antara BAKOSURTANAL, khususnya Pusat Pelayanan Jasa dan Informasi, dengan MAPIPTEK (Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi), bertujuan untuk menyosialisasikan teknologi survei dan pemetaan dalam berbagai bidang kehidupan manusia, khususnya dengan meningkatkan minat masyarakat terhadap geospasial. Selain itu, juga untuk menggugah dan mengembangkan minat menulis artikel atau berita tentang geospasial kepada para wartawan.
Kepala Pusat Pelayanan Jasa dan Informasi (Pusjasinfo), Diah Kirana Kresnawati, menerangkan bahwa lomba ini merupakan suatu terobosan, untuk mebuka peluang yang dapat dimanfaatkan agar lebih mengenalkan geospasial kepada masyarakat. Sebelumnya, BAKOSURTANAL juga mengenalkan geospasial kepada anak-anak melalui lomba gambar peta, yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali.
"Dengan lebih dekat kepada wartawan, kita ingin berusaha lebih dekat lagi dengan masyarakat secara umum", harap Diah Kirana.
Untuk membuat artikel atau berita tentang survei dan pemetaan, menurut Diah, saat ini sangat terbuka lebar. Sebagai gambaran, kini teknologi geospasial juga telah digunakan oleh telepon seluler sebagai salah satu fiturnya, yaitu penerapan GPS (Global Positioning System). Dengan menggunakan GPS seseorang tidak hanya tahu suatu lokasi tetapi juga dapat merencanakan suatu tujuan tertentu tanpa hambatan, contohnya untuk menghindari kemacetan atau banjir.
Demikian pula, wartawan dapat mengangkat tentang toponimi, yaitu nama-nama geografis. Dari Sabang hingga Merauke, Indonesia kaya beragam budaya, sehingga berpengaruh pula terhadap pemberian nama suatu wilayah. Keragaman ini sangat khas antara wilayah satu dengan wilayah lainnya. Jika diangkat menjadi suatu penulisan yang menarik, maka akan menambah wawasan dan meningkatakan rasa kebangsaan sebagai warga negara Indonesia.
"Masih banyak lagi tema-tema lain yang dapat diangkat, seperti teknologi penginderaan jauh, peranan peta dan atlas, dan lainnya", ungkap Kepala Pusjasinfo.
Sebagaimana jadwal yang telah direncanakan, lomba akan ditutup tanggal 10 Juli 2008. Oleh karena itu, diharapkan artikel atau berita yang masuk dapat diterima di meja panitia sebelum tanggal tersebut. Hadiah yang diberikan tentu saja sangat menarik, dan akan diserahkan saat Pameran Teknologi Geospasial Indonesia yang ketiga di Balai Sidang Senayan, Jakarta, yaitu pada awal bulan Agustus 2008. AC
PANITIA LOMBA PENULISAN SURTA
SEKRETARIAT MAPIPTEK
Press Room, Gedung 2 BPPT Lt Dasar
Jl MH Thamrin No 8 Jakarta 10340
Tlp.: 021-316 0077, 70980582
Fax. : 021-316 9077
e-mail: mapiptek@cbn.net.id, mapiptek@yahoo.com
back












