BERITA SURTA
- Bagaimana Jika Seorang Kartografer Dilarang Berpergian?
- Mengendus Jejak Majapahit
- Menumbuhkan Minat Siswa Terhadap Ilmu Kebumian
Rilis Pers
- ANI Volume II Telah Terbit
- Peneliti ASEAN Memantau Laut dan Danau dari Angkasa
- Penyerahan Atlas Nasional Indonesia ke Pemerintah RI
Indeks Bencana
Importance of Borneo
Maintaining natural forest ecosystems in Borneo is important to meet
the goals of UNFCCC because they are one of the carbon-densest forests
and store a considerable fraction of terrestrial carbon of the world.
They also harbour a rich assemblage of biological diversity and provide
a range of services for human well-being both in a local and global
context.
|
Dokumen-dokumen yang berkaitan dengan standardisasi bidang informasi geografis / geomatika: 1. Pedoman Standardisasi Dokumen-dokumen yang merupakan pedoman dalam menyusun SNI yang berasal dari Badan Standardisasi Nasional (BSN), pedoman Panitia teknis (Pantek) bidang informasi geografis/geomatika dan juga pedoman lain yang terkait dengan penyusunan standar. • Pedoman Standardisasi Nasional (PSN) 01-2005 • Pedoman Standardisasi Nasional (PSN) 02-2005 • Pedoman Standardisasi Nasional (PSN) 03-2005 • Pedoman Pantek Bidang Informasi Geografis/Geomatika 2. Standar Nasional Indonesia (SNI) Dokumen SNI bidang informasi geografis/geomatika yang telah dihasilkan oleh Pantek 07-01.
3. Rancangan Standar Nasional Indonesia (RSNI) Dokumen RSNI bidang informasi geografis/geomatika yang diusulkan dan dirumuskan oleh Pantek 07-01 melalui instansi teknis penanggung jawab untuk ditetapkan menjadi SNI oleh BSN.
4. Norma Pedoman Prosedur Standar dan Spesifikasi Ketentuan dalam lingkup Bakosurtanal berupa norma, pedoman, prosedur, standard dan spesifikasi bidang informasi geografis/geomatika. 5. Standar Klasifikasi Internasional / International Classification Standard (ICS) Tujuan dari ICS adalah sebagai suatu struktur untuk katalog standar-standar internasional, regional dan nasional, serta dokumen normatif lainnya. Selain itu juga ICS merupakan dasar untuk sistem pengurutan untuk standar internasional, regional, dan nasional. ICS dapat juga digunakan untuk mengklasifikasikan standar dan dokumen-dokumen normatif dalam basis data, perpustakaan dan lain sebagainya. 6. Standar Internasional (ISO) / Regional Dokumen standar internasional (ISO) dan juga standar-standar nasional dari negara lain dalam bidang informasi geografis/geomatika: Standar ISO: • ISO/DIS 6709:2005, Standard representation of geographic point location by coordinates • ISO/DIS 19104:2002, Geographic information – Terminology • ISO/DIS 19118:2002, Geographic information – Encoding • ISO/DIS 19128:2004, Geographic information – Web map server interface • ISO/DIS 19133:2004, Geographic information – Location based services tracking and navigation Standar Malaysia : Malaysian Standard for Geographic Information/Geomatics -- Feature and Attribute Codes (MS 1759) Standar Permanent Committee on GIS Infrastructure for Asia and the Pacific ( PCGIAP): Dataset Fundamental Regional: • Filipina |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||












